Get it on Google Play

Pengguna Setia Google Docs? Ini 5 Alasan Untuk Pindah ke Dropbox Paper


BeritaTeknologi.com

dropbox paper

Setelah diluncurkan Januari lalu, Dropbox Paper telah membuktikan keunggulan yang ternyata sangat berguna untuk membangun iklim kerja para profesional. Walaupun masih dibayang-bayangi Google Docs sebagai alat pengolah data kolaboratif, Dropbox Paper ternyata potensial menggoda para pengguna Google Docs untuk berpaling.

Apakah sahabat beritateknologi merupakan pengguna setia Google Docs? Bila iya, mungkin 5 alasan ini bisa memberikan alasan untuk pindah atau setidaknya mencoba Dropbox Paper mulai saat ini. Silahkan disimak dan semoga bermanfaat.

Lebih Ringan dan Cepat

Bila sahabat membuka Google Docs dan mendapati proses yang “agak lemot”, sebaiknya jangan salahkan koneksi internet dahulu. Sebab Google Docs dengan banyak fiturnya memang membuat proses loading-nya agak lama.

Dengan Dopbox Paper, sahabat akan kaget dengan tampilan yang ringan, cepat dan enak dilihat. Walaupun fiturnya tidak selengkap program pengolah di Google Docs ataupun Ms. Office, efek ringan dan simpelnya membawa efisiensi tersendiri bagi pengguna profesional yang membutuhkan respon cepat.

dropbox paper dokumen

Lebih Leluasa Kegunaannya, Fleksibel dan Bebas

Kita tidak lagi diberikan tampilan program pengolah kata, tabel, dan presentasi yang sudah sering kita buka sejak zaman dahulu. Kita diberikan keleluasaan menempatkan apapun di setiap lembar dan di setiap sudut Dropbox Paper.

Jadwal rapat, daftar absensi, voting, komentar, menyematkan sesuatu file, atau memberikan catatan, semuanya bisa kita kelola semau kita, bebas. Tidak ada format apapun. Sesuai dengan kenyamanan dan kehendak penggunanya.

Mirip seperti Evernote atau OneNote, variasi dan template yang digunakan sangat fleksibel. Cocok untuk tim profesional dalam industri kreatif yang lebih “bebas” dan tidak terpatok format Office seperti Microsoft Office ataupun Google Docs.

Bisa Menyematkan Apapun

proyek di dropbox paper

Ingin menyematkan contoh gambar dari web, atau backsound dari SoundCloud, video Youtube, file di penyimpanan Dropbox, bahkan kode HTML sekalipun! Seperti keleluasaan yang baru saja kami jelaskan, Dropbox Paper tidak tanggung-tanggung untuk memberikan layanan kompatibilitas terhadap semua jenis data di halaman pengolahan.

Hal ini tentu saja mempermudah dan efektif untuk bobot dokumen. Sebab kita tidak perlu terlalu banyak “new tab” dan keluar dari halaman untuk melihat sesuatu yang sedang dibicarakan.

Pengelolaan Kolaborasi Dokumen yang Lebih Lengkap

Halaman Dropbox Paper bukan hanya digunakan oleh sebuah tim yang mengolah dokumen. Lebih dari itu, ada opsi share di sosial media ataupun opsi melihat dan mengomentari tanpa bisa mengedit.

share option dropbox paper

Jadi dengan Dropbox Paper, memang terlihat bahwa proyek yang dibuat di sana lebih luas jangkauannya. Banyak orang yang bisa ikut berpartisipasi untuk mencurahkan ide dan gagasan, bahkan tanpa merusak inti pekerjaan dalam dokumen. Sebuah karya yang jenius dari Dropbox.

Bukan Buatan Google

Siapa bilang tidak ada yang bisa membuat sebuah layanan digital yang lebih baik dari Google? Dropbox paper telah membuktikan bahwa inovasi sanggup membuat layanan mereka menjadi berbeda. Bahkan dinilai lebih baik dan dibutuhkan orang banyak. Selamat menggunakan Dropbox Paper!

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini menjadi tanggungjawab sumber.
loading...