Get it on Google Play

Dedi Mulyadi: Distribusi Anggaran Pemprov Jabar Politis

Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)

Nasib Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar masih belum jelas. Hingga saat ini, Ketua DPD Golkar Jabar ini belum mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar.

Bahkan salah satu faksi di Partai Golkar ada yang mengusulkan Ridwan Kamil untuk menjadi cagub. Meski terganjal oleh pengurus DPP partainya sendiri, Dedi tetap berkeras maju di Pilgub Jabar. Ada sejumlah alasan yang membuat Dedi tetap ingin nyalon jadi cagub. Ia melihat masih ada permasalahan yang belum terselesaikan, dari kemiskinan hingga pembangunan infrastruktur.

“Kasihan saja Jabar. Penghasil beras berkualitas tapi rakyatnya makan raskin. Jalannya sempit-sempit. Terus distribusi anggarannya tidak berbasis kebutuhan tapi berbasis politis,” kata Dedi di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/10).

“Lahan konservasi menipis, sungainya kotor dan sinergitas pembangunan antar daerah kurang menyatu. Gitu aja,” tambahnya.

Selain itu, dia juga menyoroti soal alokasi anggaran yang ada di Jabar. Baginya dana Rp 33 triliun yang diberikan kepada Pemprov Jawa Barat seharusnya bisa dimaksimalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dedi membandingkan jumlah dana itu dengan alokasi dana di Purwakarta sebesar Rp 2 triliun namun bisa mengebut pengerjaan infrastruktur.

“Yang kedua, sayang duitnya Rp 33 triliun kalau enggak dimanfaatkan. Saya tertantang. Saya Rp 2 triliun saja bisa bikin begini, serba gratis, serba ada. Apalagi Rp 33 triliun,” jelasnya.

“Saya mencintai negara ini. Saya bangga nolong-nolongin orang. Rakyat di pedalaman sudah punya listrik. Di desa sudah punya bis sekolah dan lain-lain,” tandasnya.

sumber : kumparan.com

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini menjadi tanggungjawab sumber.
loading...