Get it on Google Play

Di Tangsel, Kendaraan Gunakan Rotator Akan Ditilang

TANGSEL (Pos Kota) – Pemilik kendaraan roda empat di Tangerang Selatan (Tangsel) yang menggunakan lampu isyarat seperti (rotator) dan sirine, siap-siap dikenakan sanksi tilang  petugas kepolisian. Rotator, dengan berbagai warna, hanya untuk petugas, bukan untuk umum.

“Kami memang tengah melakukan penertiban terhadap kendaraan warga khususnya roda empat yang menggunakan variasi lampu isyarat, rotator maupun lampu sirine saat melintas di jalan raya karena tidak sembarangan masyarakat menggunakan lampu isyarat tersebut,” kata Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lalu Hedwin, Jumat (12/10).

Pemakaian atau penggunaan lampu isyarat, rotator maupun lampu sirine sudah diatur dalam undang-undang sehingga tidak sembarangan masyarakat memakainya dan tentunya akan distp serta dikenakan tilang bahkan disuruh mencopot lampu tersebut.

Untuk kegiatan penilangan dan pencopotan terhadap kendaraan roda empat yang melanggar berkaitan lampu isyarat, rotator maupun lampu sirine, tambah dia, ada sekitar 42 kendaraan yang terpaksa ditilang dan disuruh mencopot lampu isyarat saat ada razia di kawasan Kota Tangsel. “Mereka langsung ditilang dan disuruh mencopot lampu tersebut di lokasi razia atau saat dihentikan petugas kepolisian,” tuturnya.

“Bila memang tidak berhak dan tidak punya wewenang hendaknya jangan memasang lampu tersebut,” tambah AKP Lalu Hedwin yang menabahkan lampu isyarat rotor berwarna biru untuk kepolisian, warna merah untuk ambulans, TNI, Palang Merah dan untuk warna kuning tanpa sirine kendaraan Derek, Dishub dan mobil patrol jalan tol. (anton/win)

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini menjadi tanggungjawab sumber.
loading...