Get it on Google Play

Kajari Depok : Kasus Firts Travel Belum Lengkap


DEPOK (Pos Kota) – Kasus penyerahan berkas tahap dua kasus dugaan penipuan puluhan ribu calon jamaah umroh oleh tiga tersangka pengusaha Fist Travel dari Bareskrim Mabes Polri ke kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok ternyata belum lengkap sehingga masih dibutuhkan beberapa hari untuk memeriksa berkas.

“Masih belum lengkap barang bukti yang diserahkan seperti mobil serta termasuk sejumlah dokumen yang cukup banyak ke Kejari Depok dari Bareskrim Mabes Polri, ” kata Kajari Depok Sufari, Jumat (8/12).

Barang bukti satu unit mobil juga masih ditunggu karena rusak jadi belum dapat diserahkan termasuk berkas lainnya karena cukup banyak sehingga membutuhkan waktu pihak Bareskrim untuk menyerahkan barang bukti ke Kajari Depok.

Menurut dia, pihaknya masih menunggu hingga hari Senin (11/12) agar seluruh barang bukti lengkap dan dapat diperiksa berkas yang ada agar mempercepat proses pemberkasan dakwaan yang diajukan ke tahap selanjutnya ke Pengadilan Negeri (PN).

Sebelumnya, diberitakan jajaran kejaksaan telah menyiapkan delapan jaksa untuk menuntut bos First Travel yang diduga menipu puluhan ribuan jemaah umroh dari seluruh Indonesia.

“Kasus ini memang sangat berbeda dengan kasus dugaan penipuan ribuan nasabah koperasi Pandawa yang dilakukan terdakwa Salam Nuryanto alias Dumeri bersama ke 26 terdakwa lain yang tengah menunggu vonis Majelis Hakim dan dituntut Tim JPU 14 tahun dan 11 tahun kurungan penjara, ” ujarnya yang menambahkan walaupun jumlah korban juga hampir sama mencapai puluhan ribu orang. (anton)

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini menjadi tanggungjawab sumber.
loading...